You are here:Home » Personal » Yang Hilang Ditelan Jaman

Yang Hilang Ditelan Jaman

Mungkin kalian semua penasaran apa yang hilang ditelan jaman itu? Yang dimaksud adalah kebudayaan daerah. Saya masih ingat waktu saya SD, saya sering main layangan dan panggal atau dalam bahasa indonesianya disebut gasing. Tapi sekarang, permainan itu sudah lenyap diganti oleh permainan yang modern seperti Playstation.

Pada hari sabtu kemaren, saya lihat arak-arakan sisingaan yang merupakan kebudayaan asli subang. Langsung deh terinspirasi untuk ngeblog. Mungkin ini tidak berarti apa-apa, tapi setidaknya orang yang membaca tulisan ini tau akan kebudayaan asli subang.

Menurut sejarahnya, sisingaan ini katanya tercipta dari bentuk perlawanan masyarakat terhadap penjajahan belanda. Tapi detailnya saya kurang tau, karena saya belum lahir pada waktu itu (maklum ane kan masih muda gituh). Jika penasaran ini videonya, tapi sayang kemaren belum sempat saya rekam, jadi copas saja dari youtube.

Lenyapnya sebuah kebudayaan emang sudah pasti akan terjadi, tapi untungnya hingga saat ini sisingaan menjadi hajatan penting untuk orang yang melaksanakan khitanan, jadi sisingaan masih tetap ada dan semoga akan selalu ada!

I ? Subang

Incoming search terms for the article:

  • Sisingaan
  • anu dimaksud sisingaan
  • arak-arakan khitanan sisingaan subang
Jika anda menyukai tulisan ini, silahkan berkomentar atau berlangganan melalui RSS feed untuk mendapatkan update terbaru. atau

Berlangganan melalui email

Masukkan Email Anda:

*cek email anda lalu klik link konfirmasi

Author :

Saya teh orang biasa umur 22thn, punya minat yang tinggi terhadap film anime dan tekhnologi. Urang subang anu paling kasep

Komentar Facebooker:

10 Comments

Skip to Comment Form ↓
  1. Aldy says:

    Bukan hanya di Jawa, didaerah saya mainan rakyat sudah mulai banyak ditinggalkan oleh anak-anak, mereka lebih senang memainkan mainan modern yang justru membuat mereka menjadi ego dan individualis.
    .-= Aldy´s last blog ..Ganda Manurung : Diduga Bunuh Diri. =-.

  2. Masdin says:

    Sama di daaerah saya mas. Hampir semua permainan daerah yang sering kami mainkan dulu hampir tidak ada lagi yagn bisa ditemui, semua sudah digantikan dengan permainan moderen.

  3. Klw mnrt saya ini hanya masalah tren. Skrg hal-hal yang modern seperti Playstation dianggap lebih keren. Tapi… Saya yakin pada suatu titik nanti permainan rakyat akan kembali booming layaknya Batik sekarang.

    Keep positive thinking!
    .-= Alfisyahrin´s last blog ..Budaya Dialog yang Sedang Di Persimpangan Jalan =-.

  4. iya nig.. semakin banyak budaya kita yang tenggelam.
    memprihatinkan :(
    .-= Blog Pribadi | Personal Blog´s last blog ..Jadilah Blogger Yang Ramah =-.

  5. narno says:

    telah banyak mainan tradisional yang berganti dengan robot dan berbasis mesin

  6. Deka says:

    Hampir setiap daerah mungkin. tidak hanya di subang, di kampung halaman saya juga. Harapan saya, semoga tetap ada yang mau melestarikannya. tidak lain dan tidak bukan para generasi muda kita.
    .-= Deka´s last blog ..Kode Emotion Deka’s Blog =-.

  7. Arif R. says:

    untuk itu sebagai generasi penerus bangsa marilah kita lestarikan kebudayaan kita yang memang patut dilestarikan… :D
    .-= Arif R.´s last blog ..Poster Mengenang Kepergian Sang Binatang Jalang =-.

  8. [...] Tadi pagi saya kembali melihat sisingaan atau disebut juga odong-odong, sebuah kebudayaan yang akan hilang ditelan jaman jika tidak dicintai oleh generasi mudanya. Kalau dipikir-pikir mungkin indonesia itu merupakan [...]

Leave a comment

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>